Sistem Monitoring Kontrol Penggunaan Air dan Uji Kualitas Air Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Perumahan Graha Walantaka Kota Serang
Sistem Monitoring Kontrol Penggunaan Air dan Uji Kualitas Air Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Perumahan Graha Walantaka Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.47970/siskom-kb.v9i2.916Kata Kunci:
Monitoring Air , IoT, Fuzzy Logic, ESP32, Firebase, Kualitas AirAbstrak
Air merupakan kebutuhan vital bagi manusia, namun kualitas dan ketersediaannya seringkali menurun akibat pencemaran maupun kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring dan kontrol penggunaan air sekaligus melakukan uji kualitas air di Perumahan Graha Walantaka Kota Serang dengan memanfaatkan metode Fuzzy Logic. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan dukungan sensor Water Flow untuk menghitung debit dan volume air, sensor Turbidity untuk mengukur kekeruhan, sensor TDS untuk mendeteksi zat padat terlarut, serta sensor pH untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan air. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan secara real-time ke Firebase dan ditampilkan melalui aplikasi Android HydroFlow 2.0 sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan pemantauan dan pengendalian pompa air. Metode Fuzzy Logic digunakan untuk menentukan keputusan kontrol pompa dengan tiga kategori output yaitu OFF, WARNING, dan ON. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara optimal dengan tingkat akurasi yang baik, serta dapat memberikan peringatan dini ketika kualitas air berada pada kategori hampir tidak layak. Dari delapan sampel air yang diuji (empat dari perumahan dan empat dari luar perumahan), ditemukan bahwa sebagian besar air di perumahan masih sesuai standar, sedangkan beberapa sampel dari luar perumahan tidak sesuai akibat nilai TDS dan turbidity yang melebihi ambang batas. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Logic dapat meningkatkan efektivitas pemantauan dan pengendalian kualitas air, serta memberikan solusi praktis bagi masyarakat dalam menjaga ketersediaan air layak pakai.








