Sistem Monitoring Smart Greenhouse Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid On-Grid dengan Sistem Switching di Umah Tani
DOI:
https://doi.org/10.47970/siskom-kb.v9i3.913Keywords:
Smart greenhouse, Pembangkit Listrik Tenaga Surya Hibrid, Pemantauan IoT, Sistem Pengalihan Energi, Energi TerbarukanAbstract
Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi Sistem Pemantauan Smart
Greenhouse berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hibryd On-Grid yang terintegrasi dengan
sistem switching. Tujuan utamanya adalah menyediakan sumber energi cadangan yang memungkinkan
rumah kaca cerdas beroperasi terus menerus tanpa gangguan. Proyek ini menekankan pemanfaatan
sumber energi terbarukan, khususnya tenaga surya, untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam
praktik pertanian. Melalui analisis sistematis yang melibatkan data primer dan sekunder, termasuk
observasi dan wawancara di grenhouse Umah Tani, studi ini mengidentifikasi sistem distribusi listrik saat
ini dan mengusulkan perbaikan untuk meningkatkan keandalan dan pemantauan energi. Komponen utama
meliputi mikrokontroler Node MCU ESP32, sensor PZEM004T untuk memantau parameter listrik, dan
antarmuka pengguna yang dibuat menggunakan platform Blynk IoT untuk visualisasi data waktu nyata
dan kendali jarak jauh. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kestabilan aliran listrik antara
pasokan dari PLN dan PLTS, serta mendukung operasional dalam mode manual maupun otomatis. Selain
itu, daya energi surya yang berhasil dihasilkan tercatat sebesar 288Wh dengan suhu rata-rata mencapai
30°C. Pengiriman data sensor ke server tercatat memiliki waktu jeda sekitar ±20 detik, yang tetap berada
dalam batas toleransi untuk operasional sistem.








