Analisa Tarikan Perjalanan Karyawan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi

Analisa Tarikan Perjalanan Karyawan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi

Penulis

  • Ramlan Maulana Apandi Universitas Nusa Putra
  • Nadhya Susilo Nugroho Universitas Nusa Putra

DOI:

https://doi.org/10.47970/jttt.v2i2.743

Abstrak

Tumbuh dan berkembangnya kawasan industri di wilayah Kabupaten Sukabumi berimplikasi pada peningkatan jumlah pekerja yang cukup besar. Penelitian ini menganalisi tarikan perjalanan karyawan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi di Kabupaten Sukabumi, dengan fokus pada karakteristik sosio-ekonomi dan pola penggunaan moda. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik perjalanan pekerja pabrik di kawasan industri PT. Mersifarma TM Industri Farmasi, yang meliputi karakteristik sosio-ekonomi, pola penggunaan moda, dan pola waktu keberangkatan dan pulang pekerja. Pengumpulan data mengunakan data primer berisi tentang karakteristik dari tenaga kerja yang datang ke kawasan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi, dengan dilakukan penyebaran kuisioner sehingga dapat diketahui tentang karakteristik dari tenaga kerja tersebut serta data sekunder berisi tentang tata guna lahan yang di peroleh dari instansi yang berkepentingan yaitu tata guna lahan kawasan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi secara umum dan secara khusus adalah beberapa gedung yang ada di kawasan tersebut dan jumlah tenaga kerja di beberapa gedung yang ada. Dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS, hasil penelitian mengungkapkan faktor-faktor yang memengaruhi tarikan perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memilih sepeda motor sebagai moda transportasi utama (69,78%). Mayoritas dari mereka tinggal dalam jarak 5 Km-10 Km dari tempat kerja (33,24%), dan sebagian besar memiliki rumah pribadi (61,26%). Namun, ada juga sebagian yang tinggal di
kos-kosan (24,73%) dan kontrakan (14,01%). Hal ini mencerminkan upaya karyawan untuk mencari tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerja guna mengurangi biaya transportasi. Dari analisis, sebuah model tarikan perjalanan dapat dirumuskan sebagai berikut: Y = 2,477 + 0,345(X1) + 0,422(X2) - 0,390(X3) + 0,047(X4) - 0,237(X5) - 0,046(X6) - 0,262(X7) + 0,070(X8) + 0,005(X9). Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga mengenai preferensi dan keputusan perjalanan karyawan PT. Mersifarma TM Industri Farmasi di kawasan industri Sukabumi.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-10-31