Karakterisasi Sabun Transparan Antibakteri dari Ekstrak Daun Melinjo

Authors

  • Farhah Zhafirah Universitas Islam Syekh Yusuf
  • Dine Agustine Universitas Islam Syekh Yusuf
  • Ismi Nurlatifah Universitas Islam Syekh Yusuf

DOI:

https://doi.org/10.47970/snarstek.v2i1.559

Keywords:

Antibakteri, Daun Melinjo, Sabun Transparan

Abstract

Daun melinjo memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung senyawa metabolit sekunder. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan ekstrak daun melinjo dalam sediaan sabun transparan. Sabun digunakan sehari-hari sebagai pembersih bakteri dan kotoran. Sabun transparan memiliki tampilan yang lebih menarik dan memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandungkan bentuk sabun lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sabun antibakteri transparan dari ekstrak daun melinjo. Proses ekstrak daun melinjo dilakukan dengan metode maserasi selama 2 × 24 jam kemudian dilakukan pengujian fitokimia yang menghasilkan bahwa ekstrak daun melinjo positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan steroid. Sabun diperoleh melalui  reaksi saponifikasi dengan memvariasikan suhu yaitu 600C, 700C, dan 800C. Ekstrak yang ditambahkan dalam pembuatan sabun transparan divariasikan yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Kondisi optimum sabun transparan antibakteri yaitu pada penambahan ekstrak daun melinjo 75% suhu 800C. Pada kondisi tersebut menghasilkan diameter zona bening sebesar 28mm pada pengujian antibakteri. Sabun yang dihasilkan tidak memiliki efek iritasi di semua konsentrasi dan suhu. Berdasarkan pengujian di penambahan 75% ekstrak daun melinjo dan suhu 800C  menghasilkan uji busa dengan tinggi busa 15mm dan pH sebesar 9.

Downloads

Published

2024-01-29