Pengenalan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Warga Kawasan Padat Penduduk Mengatasi Banjir Limpasan Air Hujan

Authors

  • Kevin Arabella Universitas PGRI Semarang
  • Kresna Universitas PGRI Semarang
  • Afifah Rahma Malika Universitas PGRI Semarang
  • Ratri Septina Saraswati Wijaya Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

DOI:

https://doi.org/10.47970/pikat.v1i1.1051

Keywords:

Biopori, Larian Air Hujan, Peresapan Air, Tanah

Abstract

Lubang resapan biopori memiliki fungsi membantu air larian hujan untuk segera masuk ke dalam tanah. Lubang resapan biopori memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mencegah banjir karena menjadi tempat peresapan air, sekaligus sebagai cadangan air tanah. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, tim PKM Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIS melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan dan pemasangan lubang resapan biopori bagi warga di wilayah RT 1 RW 7 Kelurahan Sampangan, Kota Semarang. Alasan pemilihannya karena Sampangan merupakan suatu wilayah  yang memenuhi kriteria untuk dipasangi biopori, yaitu : permukiman padat penduduk, memiliki curah hujan cukup tinggi, memiliki karakter kondisi tanah permeable; dan pada saat hujan deras limpasan air hujan mulai menggenangi badan jalan dan permukaan lainnya meskipun hujan sudah berhenti lama. Pembuatan lubang resapan biopori terbukti membantu mengatasi air larian hujan dengan meresapkannya ke  dalam  tanah, dan dapat  mengurangi  limpasan  dan  genangan  air.  Warga RT 1 RW 7 telah melihat secara langsung manfaatnya karena pada area yang biasanya tergenang air, sekarang cepat kering. Taman sayur dan taman toga sangat tepat  dipasangi lubang biopori karena selain menyediakan cadangan air, sampah daun-daunan dan tanaman yang dibersihkan langsung dapat dimasukkan ke lubang biopori.

Downloads

Published

2026-01-02