Taksonomi Broadbent dalam Era Building Information Modeling: Transformasi Metode Desain Kanonis Menuju Rule-Based Parametric Design
DOI:
https://doi.org/10.47970/arsitekta.v8i01.1191Keywords:
Broadbent, BIM, desain parametrik, taksonomi desainAbstract
Artikel ini menelaah transformasi taksonomi desain Geoffrey Broadbent dalam konteks Building Information Modeling (BIM) dan rule-based parametric design. Melalui kajian konseptual atas literatur desain kanonis, computational design, dan BIM, penelitian ini menunjukkan bahwa aturan desain tidak hilang, melainkan bergeser dari pedoman analog menjadi struktur komputasional yang dapat dieksekusi. Hasil kajian memperlihatkan kesinambungan epistemologis pada level logika aturan, tetapi juga pergeseran besar pada medium representasi dan cara operasionalnya. Temuan ini dirumuskan dalam kerangka empat dimensi: epistemik, representasional, operasional, dan pedagogis. Kerangka tersebut menegaskan bahwa BIM dan desain parametrik bukan sekadar alat, melainkan cara baru mengorganisasi pengetahuan desain. Implikasinya penting bagi pendidikan arsitektur yang perlu menjembatani intuisi desain, literasi digital, dan kemampuan berpikir berbasis aturan.





