Optimasi Ruang Hunian Mikro melalui Konsep Mezzanine pada Rumah Tinggal 2,2x5 Meter
DOI:
https://doi.org/10.47970/arsitekta.v8i01.1181Keywords:
hunian mikro, optimasi ruang, mezzanine, rumah sempit, desain kompakAbstract
Keterbatasan lahan perkotaan mendorong berkembangnya konsep hunian mikro (tiny house) sebagai solusi penyediaan tempat tinggal yang efisien dan adaptif. Namun, perancangan hunian dengan dimensi sangat sempit masih menghadapi tantangan dalam pengaturan fungsi ruang, sirkulasi, serta kenyamanan spasial. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimasi ruang pada rumah tinggal berukuran 2,2 × 5 meter melalui penerapan konsep mezzanine, tata ruang linear, serta integrasi furnitur built-in multifungsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan design research dengan tahapan analisis kebutuhan ruang, eksplorasi alternatif desain, simulasi tata ruang, serta evaluasi performa spasial berdasarkan indikator efisiensi ruang, ergonomi, dan keterhubungan sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mezzanine mampu meningkatkan rasio ruang fungsional secara signifikan tanpa menambah luas tapak bangunan, sekaligus menciptakan fleksibilitas ruang yang lebih optimal. Model perancangan yang dihasilkan dapat menjadi referensi pengembangan hunian mikro ultra sempit di kawasan perkotaan padat.





