Analisis Kenyamanan Termal Menggunakan Metode PMV pada Gedung PPIIG Universitas Palangka Raya

Authors

  • Jonatan Silitonga Universitas Palangka Raya
  • Subrata Aditama Universitas Palangka Raya
  • Waluyo Nuswantoro Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.47970/arsitekta.v8i01.1135

Keywords:

kenyamanan termal, Predicted Mean Vote (PMV), ASHRAE 55-2017, bangunan tropis

Abstract

Kenyamanan termal merupakan komponen penting dalam performa bangunan yang memengaruhi kesehatan, produktivitas penghuni, serta efisiensi energi. Penelitian ini menyajikan pendekatan analitik lingkungan untuk mengevaluasi kenyamanan termal pada Gedung Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Inovasi Gambut Universitas Palangka Raya. Pengukuran lapangan dilakukan pada 40 titik di dalam ruangan dengan mencatat suhu udara, kelembapan relatif, dan kecepatan udara, sementara tingkat metabolisme (MET) dan isolasi pakaian (CLO) ditentukan melalui analisis observasional. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan simulasi komputasi melalui CBE Thermal Comfort Tools dengan menerapkan model Predicted Mean Vote (PMV) sesuai standar ASHRAE 55-2017 dan SNI 03-6572-2001. Hasil penelitian menunjukkan suhu dalam ruangan melebihi 26°C dan kelembapan di atas 60%, yang menghasilkan nilai PMV berkisar antara 0,60 hingga 1,75, sehingga termasuk dalam kategori sedikit hangat hingga hangat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bidang analitik lingkungan dengan menyediakan data empiris yang dapat mendukung pengembangan sistem pengendalian iklim berbasis kecerdasan buatan (AI) serta strategi bangunan adaptif di wilayah tropis. Temuan penelitian juga menunjukkan keterbatasan penerapan PMV konvensional pada iklim tropis lembap dan menegaskan pentingnya integrasi simulasi digital serta sistem kontrol cerdas untuk meningkatkan performa kenyamanan termal dalam ruangan.

Downloads

Published

2026-05-29